DELAPANTOTO – Seorang pedagang buah di kawasan Jakarta Barat menjadi korban pemalakan oleh preman yang meminta sejumlah buah, termasuk melon, untuk keperluan hajatan pernikahan. Kejadian ini mengejutkan pedagang dan warga sekitar karena berlangsung di area pasar yang biasanya ramai dan ramai aktivitas jual-beli.
Kronologi Kejadian
Menurut korban, preman datang mendatangi lapak pedagang dengan maksud meminta buah-buahan secara paksa. Pelaku mengancam pedagang apabila tidak menuruti permintaan. Pedagang akhirnya menyerahkan beberapa buah termasuk melon untuk memenuhi permintaan preman tersebut.
Reaksi Masyarakat
Warga sekitar dan pedagang lain mengaku prihatin dengan kejadian ini. Beberapa pihak menekankan perlunya pengawasan dan patroli rutin oleh aparat kepolisian agar pedagang merasa aman saat berjualan, khususnya di area pasar yang padat.
Tindakan Aparat
Polisi setempat menerima laporan dan tengah menyelidiki kasus pemalakan ini. Petugas mengimbau masyarakat untuk melapor segera jika mengalami tindakan serupa agar pelaku dapat ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
Dampak Bagi Pedagang
Insiden ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang kecil. Selain potensi kerugian material, kejadian seperti ini dapat memengaruhi rasa aman saat berjualan dan mengganggu aktivitas ekonomi di pasar.
Kesimpulan
Kasus preman memalak pedagang buah di Jakarta Barat menjadi peringatan penting bagi aparat keamanan untuk meningkatkan patroli dan perlindungan terhadap pedagang. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan melaporkan setiap tindak kriminal agar tercipta lingkungan perdagangan yang aman dan kondusif.
Sumber: rajaprediksi.my.id