DELAPANTOTO – Provinsi Banten mengalokasikan anggaran sebesar Rp 180 miliar untuk pembangunan dan perbaikan 60 titik jalan desa pada tahun 2025. Program ini bertujuan meningkatkan konektivitas antar desa, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta menunjang perekonomian lokal.
Gubernur Banten menekankan bahwa infrastruktur jalan desa merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah. Dengan peningkatan kualitas jalan, mobilitas masyarakat akan lebih lancar, akses pelayanan publik lebih mudah dijangkau, dan kegiatan ekonomi di desa dapat berkembang lebih optimal.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten menjelaskan bahwa pembangunan jalan akan dilakukan secara merata di berbagai kabupaten, dengan memperhatikan kondisi eksisting dan tingkat urgensi tiap titik. Pengerjaan juga akan memprioritaskan penggunaan material lokal untuk efisiensi biaya dan mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.
Selain membangun jalan baru, anggaran juga dialokasikan untuk pemeliharaan jalan lama yang mengalami kerusakan, sehingga seluruh jaringan jalan desa tetap dapat digunakan secara aman dan nyaman.
Pemprov Banten berharap program ini dapat mempercepat pemerataan pembangunan, mendukung pertumbuhan ekonomi desa, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Peningkatan aksesibilitas diharapkan juga mendorong sektor pendidikan, kesehatan, dan perdagangan lokal agar lebih maju dan inklusif.
Sumber: rajaprediksi.my.id